Polisi bekuk bajing loncat di Tambora, Jakarta Barat

Polisi bekuk bajing loncat di Tambora, Jakarta Barat


Keduanya kaget karena boks yang sebelumnya digembok, sudah terlepas dan melihat pelaku membawa kabur dus berisi barang mainan.

Jakarta (ANTARA) – Polsek Metro Tambora, Jakarta Barat membekuk seorang pelaku bajing loncat atau pencuri dengan sasaran kendaraan pengangkut barang yang sedang lewat  di Jalan Perniagaan Barat, Kelurahan Roa Malaka, Jakarta Barat.

“Pelaku melakukan aksinya bersama rekan lainnya yang masih dalam pengejaran, diketahui pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali,” kata Kepala Polsek Tambora Komisaris Polisi Moh Faruk Rozi di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Polisi tangkap bajing loncat pencuri lempengan besi di Jaktim

Ia menjelaskan pelaku berinisial AR alias RN itu melakukan aksinya pada Jumat (2/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pengangguran berusia 21 tahun asal Desa Sukadana, Lampung itu mencuri barang berisi mainan anak-anak di mobil boks yang dikendarai oleh Rian Gunawan.

Rian kemudian merasakan guncangan pada mobil yang sedang dikemudikan, kemudian menghentikan kendaraannya.

Saat berhenti, ia meminta tolong rekan kerjanya, Fredi untuk memeriksa.

Baca juga: Warga Kelapa Gading diminta waspada bajing loncat di tengah banjir

Keduanya kaget karena boks yang sebelumnya digembok, sudah terlepas dan melihat pelaku membawa kabur dus berisi barang mainan.

Seketika itu, mereka kemudian meneriaki pelaku maling dan didengar sejumlah warga sekitar lokasi.

Mengetahui dirinya diteriaki maling kemudian pelaku lainnya meninggalkan barang curian tak jauh dari tempat kejadian.

Selang beberapa saat, anggota Reskrim Polsek Tambora yakni AKP Suparmin dan IPTU I Gusti Ngurah Astawa yang sedang patroli kemudian mengejar para pelaku dan menangkap RN.

Baca juga: Bus pasang tralis hindari “bajing loncat”

Dari keterangan RN, pelaku menjalankan aksinya bersama WO yang melarikan diri dan kini masuk daftar pencarian polisi (DPO).

“Yang bersangkutan juga mengakui sudah melakukan pencurian tersebut sekitar satu bulan di wilayah Pasar Pagi dengan modus operandi mencongkel gembok pintu mobil boks hingga rusak lalu menurunkan isi muatannya,” ujarnya

Pelaku juga mengaku melakukan pencurian sebanyak empat kali dan seluruh hasil barang curian tersebut dijual kepada rekannya berinisial LN yang saat ini ditetapkan  DPO.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021



Berita ini bersumber dari Kantor Berita Antara

Berikan Tanggapan

Alamat email Anda akan dirahasiakan. Kolom yang harus diisi *